Skip to content

Ten Reasons to Protect Karst Ecosystem

June 13, 2008

Oleh : CAHYO RAHMADI

Kawasan Karst merupakan salah satu ekosistem yang penting namun keberadaannya belum banyak diperhatikan. Beberapa kebijakan konservasi belum banyak menyentuh pada kawasan karst sebagai sebuah ekosistem yang layak untuk dilindungi dan diselamatkan. Ada beberapa alasan mengapa kawasan karst perlu di lindungi (diadopsi dari Watson et al. 1997).

1.Sebagai HABITAT berbagai jenis flora-fauna yang terancam punah

” Karst dan gua merupakan salah satu habitat berbagai jenis fauna yang menarik, namun terkadang keberadaannya sangat rentan oleh gangguan akibat perubahan lingkungan. Jenis-jenis yang bergantung dengan karst dan gua biasanya mempunyai kondisi yang telah teradaptasi dengan lingkungan karst dan gua.

Sebagai contoh fauna khas gua, keberadaan populasi fauna yang telah teradaptasi di dalam gua bisasanya mempunyai populasi yang sangat kecil dan rentan sekali untuk punah. Stenasellus javanicus yang ditemukan di Gua CIkaray Cibinong, sampai saat ini baru ditemukan di satu gua di kawasan karst yang sama. DI dalam guanya sendiri, hanya dua tempat hidup stenasellus yang masing-masing jumlah individunya tidak lebih dari 10 individu. Sedangkan jenis ini sangat-sangat tergantung dengan air perkolasi yang dihasilkan oleh resapan dari celah rekahan. Stenasellus tidak pernah hidup di sungai yang berasal dari luar gua.

Contoh lain, Nyteris javanica merupakan salah satu jenis kelelawar yang masuk kategori Vurnerable berdasarkan kategori IUCN. Jenis ini khas ditemukan hidup di Jawa dan keberadaan populasinya dilaporkan semakin menurun. Jenis ini di beberapa gua dilaporkan dengan populasi yang sangat kecil. “

2.Sebagai lokasi atau situs yang mempunyai mineral yang langka dan bentuk lahan yang unik

” Karst merupakan salah satu kawasan yang mempunyai bentukan bentang alam yang unik dan beberapa mempunyai karakteristik yang unik dan terkadang hanya terdapat dalam satu lokasi saja.

Beberapa kawasan karst di Indonesia dikenal mempunyai bentang alam yang sangat khas seperti Gunung Sewu dengan “conical hills” dan MAros karst dengan “tower karst” nya. Bentukan-bentukan inilah yang mempunyai nilai yang tak terukur.

Sehingga kawasan karst yang mempunya bentang alam yang khas akan sangat disayangkan kalau dihancurkan hanya untuk kepentingan industri sesaat. “

3.Sebagai situs yang penting untuk mempelajari geologi, geomorfologi, palaentologi dan disiplin lainnya.

” Karst khususnya gua merupakan tempat yang menarik untuk mempelajari proses geologi sperti bagaimana terbentuknya gua, proses endapan ornamen-ornamen gua dnegan bentukan uniknya.

Jenis-jenis ornamen yang unik pun tidak terbentuk begitu saja namun membutuhkan waktu yang snagat lama unutk menjadi bentukan yang khas.

Dari sisi palaetologi, gua merupakan tempat yang cocok untuk menemukan sisa-sisa kehidupan dalam bentuk tulang-tulang hewan maupun manusia.

” Gua, ibarat suatu buku yang merekam berbagai episode geologi-bioekologi dan arkaeologi. Setiap langkah di dalamnya ibarat melintasi halaman yang berisi sejarah, dalam bahasa atau ungkapan yang memikat ”
( RKT Ko. 1997: Introduksi Karstospeleologi
)

Temuan fosil manusia bandung di Gua Pawon dan manusia “hobit” di flores telah menunjukkan betapa pentingnya kawasan karst sebagai buku sejarah umat manusisa dan kehidupan yang ada di masalalu. “

4.Sebagai situs bersejarah yang penting baik ditinjau dari segi sejarah maupun pra-sejarah.

” Karst dan gua merupakan tempat tersimpanya “buku sejarah” kehidupan manusia di muka bumi ini baik di masa pra-sejarah maupun sesudahanya. Tiap lapisan endapan yang ada di dalam gua terkadang mampu menceritakan apa yang terjada pada masa itu. Kehidupan manusianya pun

dapat diungkap dengan jelas dengan temuan-temuan yang tertinggal di tiap lapisan endapan. Seakan-akan, setiap lapisan merupakan lembar sejarah kehidupan manusa dan aneka kejadian di daerah itu pada masa lampau.

Fenomena alam yang terjadi pun terekam dengan jelas di setiap lapisan seperti terjadinya letusan gunung api yang dasyat, kebakaran, maupun kekeringan yang panjang.

Seakan-akan gua, dengan situs arkeologinya, merupakan buku diary bagi sejarah kehidupan kita sekaligus kunci jawaban dari mana asal nenek moyang kita sebenarnya.”

5.Sebagai bentukan yang bernilai spiritual maupun keagamaan.

” Gua merupakan salah satu tempat tujuan beberapa orang yang ingin berkegiatan speiritual seperti bertapa, menyepi atau hanya sekedar untuk meminta wangsit dari penunggu gua. Kegiatan seperti ini banyak ditemukan di gua-gua di Alas Purwo dan Pulau Nusakambangan. Gua-gua di Jawa pun diyakini oleh penduduk sebagai tempat bermukimnya kekuatan halus yang terkadang dianggap keramat oleh penduduk setempat.”

” Selain itu gua juga dapat menjadi tempat beribadah seperti di Bali atau beberapa tempat di Thailand di jadikan kuil. Jadi, gua juga dapat dijadikan tempat sebagai aktivitas beragama bagi orang-orang tertentu.”

6.Untuk pertanian yang khusus dan kepentingan industri.

” Karst merupakan lahan yang unik terkadang di beberapa tempat sangat kering dan tandus. Sehingga, cara bercocok tanam pun sangat berbeda dengan lahan di tempat lain. Di Gunung kidul orang berladang dengan membuat teras-teras untuk mencegah erosi tanah sekaligus juga dapat membantu sebagai penahan laju air.”

” Karst juga dapat sebagai sumber “industri” yang penting. Namun sampai saat ini masih sebatas kepetntingan untuk industri semen yang cenderung menghancurkan ekosistem karst.”

7.Sebagai “jendela” untuk memahami hidrologi regional.

” Karst memilik sistem hidrologi yang unik. SIstem hidrologi di karst tidak bisa disamakan dengan sistem hidrologi non-karst. Sehingga, sistem hidrologi di karst berpotensi sebagai “jendela” untuk lebih memahami hdrologi secara luas.”

8.Sebagai sumber bahan yang berekonomi sangat penting khususnya air bawah tanah.

” Sudah tidak diragukan lagi, kawasan karst merupakan salah satu kawasan tandon air raksasa yang menjanjikan ketersediaan air yang tiada henti. Sungai bawah tanah yang mengalir di dalam nya seakan tidak pernah lelah mengalirkan air.

Salah satunya adalah kawasan karst Gombong, berkilo-kilo pipa pralon dipasang di dalam gua hanya untuk mengambil air bersih dari dalam gua untuk keperluan hidup sehari-hari.
Beberapa kota sangat bergantung dengan ketersediaan air karst yang tidak pernah kering meskipun di musim kemarau atau pun keruh di musim hujan.

Proyek pemanfaatan air sungai bawah tanah terbesar saat ini adalah proyek Gua Bribin yang telah menggunakan teknologi terkini untuk mewujudkannya. Diharapkan, proyek Gua Bribin akan mengubah image daerah Gunung Sewu sebagai daerah kering dan tandus.

“Karst, merupakan tandon air yang menjanjikan air bersih yang tidak akan habis sepanjang kawasan karst dikelola dengan baik dan benar, perlindungan secara menyeluruh kawasan karst adalah salah satu strategi yang perlu diterapkan.Proyek Bribin

Namun apakah hal ini akan terjawab di Indonesia ??? Sementara, investor penambangan kapur menyerbu masuk Indonesia setelah kesulitan mendapatkan ijin di Malaysia, Vietnam, Thailand yang setidkanya telah mempunyai kebijakan untuk melindungi karst-nya lihatlah Ha Long Bay (Vietnam) dan Phang Nga (Thailand) yang telah menjadi daerah tujuan wisata hanya karena keunikan bentang alamnya.

Kapan Indonesia akan melindungi karst-nya ??? apakah akan menunggu setalah wajah karst indonesia bopeng-bopeng terampas oleh penambangan,

Gunung Sewu tidak lagi sewu ( = seribu) …, Pegunungan Seribu (Sumatra) tidak lagi seribu … kita tidak boleh hanya menunggu itu terjadi …

9.Untuk berwisata dan segala bentuk keuntungan ekonomi yang mengikutinya.

Visit Indonesia

Mungkin wisata gua dan karst di indonesia menjadi tempat favorit Visit Indonesia 2008

10.Sebagai tempat wisata yang alami baik pemandangan maupun tantangannya.

”Karst telah menjadi tujuan wisata yang mahal, contohnya Thailand. Thailand telah berhasil menawarkan karstnya untuk wisata hanya berkeliling pulau-pulau karst yang menjulang tinggi, serta melalui gua laut dengan perahu atau mengunjungi James Bond Island (Khoh Tapu) hanya karena pernah digunakan shooting Film ”James Bond” dan ”The Beach”James Bond Island

Saat ini, Vietnam tengah memasarkan Ha Long Bay sebagai kawasan wisata dengan resort-resort yang tarifnya ribuan Dolar permalam. Wisata mengelilingi pulau dengan perahu tradisional Vietnam merupakan salah satu keunikan yang ditawarkan.

Tetangga dekat kita, Malaysia, telah menawarkan wisata gua di Gua Mulu dan Gua Niah bahkan kawasan ini telah dikukuhkan sebagai World Heritage.

Lantas bagaimana dengan wisata karst dan gua Indonesia???

Apakah puas dengan wisata ”pengorbanan” Gua Jatijajar yang telah menyulap gua menjadi galeri patung, atau Gua Gong yang cukup puas dengan keindahan yang semakin lama semakin tidak bisa dinikmati karena keindahan itu telah mati secara perlahan seiring meningkatnya kunjungan wisata.

Mungkin, Gua Buniayu bisa menjadi contoh pengelolaan wisata gua yang lebih baik. Seandainya wisata gua seperti di Gua Buniayu bisa dikembangkan di gua wisata di Indonesia khususnya Jawa, mungkin wisata gua Indonesia menjadi tujuan tersendiri …..”

Further interesting reading :

IUCN South Africa

IUCN WCPA

5 Comments leave one →
  1. July 9, 2008 6:46 am

    ijinkan saya memberikan pandangan sempit ini pak, IMHO, dari kesepuluh alasan yang diajukan, alasan kedelapan merupakan alasan yang cukup signifikan bagi banyak orang dan tidak terbantahkan. terutama jika akan beradu argumen dg kepentingan-kepentingan sektoral. bukan saya mengecilkan alasan lain, namun saya berupaya untuk mengerti perspektif orang yang gak suka goa. beda jika kita sebagai caver atau pegiat caving pada umumnya yang sangat mengharapkan konservasi goa dan ekosistemnya itu.

    membawa kegiatan caving sebagai objek pariwisata jelas telah mempertimbangkan berbagai perhitungan baik ekonomis, maupun ekologis. tapi secara umum pandangan kita masih mengarah pada valuasi ekonomi singkat dari sebuah sumber daya alam. jadi pasti jawabannya, maaf bukan menutup kemungkinan lain, adalah upaya eksploitasi untuk kepentingan semen, kertas, pasta gigi, dll.

    mungkin teman-teman yang telah berkecimpung cukup lama dikegiatan ini dan memperjuangkannya selama lebih dari 2dasawarsa terakhir telah cukup terkuras energinya, dan semoga blom dan tidak akan habis. dan saya blom sebanding dalam segala sisi dalam mempertahankan kelestarian ekosistem karst indonesia. lantas terbesit pertanyaan yang melintas, adakah amunisi baru untuk memperkuat posisi tawar karst dimata para pecinta uang? teringat kata-kata seorang teman, berikan makanan pada ego mereka dan mereka akan diam. adakah asupan-asupan yang dapat disodorkan untuk penghapus dahaga ego mereka? mungkinkah kita berikan ketergantungan real kepada masyarakat lokal terhadap kawasan karst agar mereka secara rela membela mati-matian hingga titik darah penghabisan untuk kelestarian kawasan karst? listrik bertenaga energi potensial dari kawasan yang lebih murah dan mudah dikelola bagi masyarakat dan mereka tidak terjebak oleh tingginya harga energi yang diimport dari luar kekuasaan mereka. dengan ketergantungan ini pasti upaya dan militansi untuk mempertahankan goa dapat ditumbuhkan, mungkin bukan ide baru dan pasti pernah diterapkan dibeberapa tempat, tapi lebih valueable ketimbang sekedar awareness raising. atau itu bagian dari awareness raising?

    terima kasih atas ruang dan bandwidthnya pak…sukses selalu

  2. July 10, 2008 4:19 am

    very touching comments ….

    thanks for the input ..

    salam

  3. September 8, 2008 5:33 am

    pak…kapan mampir kota bogor?aku dengar dr teman yang baru mampir bogor,ternyata pernah bertandang dan mencicipi keindahan malang underground yah?

Trackbacks

  1. tidak ada lagi saya » Blog Archive » karst lagi
  2. Si Gundul Trans 7: panen kelelawar ratusan ekor « Indonesian Caves Life

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: