<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
		>
<channel>
	<title>Comments for The Diversity of Caves Life</title>
	<atom:link href="http://cavefauna.wordpress.com/comments/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://cavefauna.wordpress.com</link>
	<description>where the darkness has it's life</description>
	<lastBuildDate>Tue, 17 Nov 2009 01:52:07 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
		<item>
		<title>Comment on ADAPTASI FAUNA GUA by cavernicoles</title>
		<link>http://cavefauna.wordpress.com/biospeleology/adaptasi-fauna-gua/#comment-114</link>
		<dc:creator>cavernicoles</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 17 Nov 2009 01:52:07 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://cavefauna.wordpress.com/?page_id=52#comment-114</guid>
		<description>Sebenarnya saya tidak tahu persis tentang apakah benar ikan di Rengel itu beracun, konon.. ikan yang ada di bawah dam (di bawah jembatan) tidak beracun namun kalau yang ada di sekitar mulut gua beracun...

orang2 yang mengambil ikan untuk dikonsumsi dari sekitar gua konon akan sakit atau bahkan meninggal karena keracunan ikan.

Mengenai apa yang terkandung di dalam darah saya tidak tahu persis, karena saya sendiri belum pernah membaca atau tahu ada penelitian ttg itu. Jadi hal ini sangat menarik untuk diteliti selain untuk menjawab permasalahan ilmiah maupun mitos.

Namun logika saya sederhana saja, ikan di sekitar gua ngerong bahkan yang di dalam tiap hari mengkonsumsi kotoran kelelawar yang banyak hidup di dalam gua. Nah.. kalau yang dikonsumsi hampir 90% adalah kotoran kelelawar bisa jadi itu yang menyebabkan menjadi racun (: namun entahlah). Bisa jadi karena ada zat atau bakteri atau virus yang ada di dalam kotoran kelelawar yang bisa bersifat racun bagi tubuh manusia.

mungkin itu saja tanggapan saya.. mungkin kurang memuaskan ... mohon maaf..

salam
cahyo</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Sebenarnya saya tidak tahu persis tentang apakah benar ikan di Rengel itu beracun, konon.. ikan yang ada di bawah dam (di bawah jembatan) tidak beracun namun kalau yang ada di sekitar mulut gua beracun&#8230;</p>
<p>orang2 yang mengambil ikan untuk dikonsumsi dari sekitar gua konon akan sakit atau bahkan meninggal karena keracunan ikan.</p>
<p>Mengenai apa yang terkandung di dalam darah saya tidak tahu persis, karena saya sendiri belum pernah membaca atau tahu ada penelitian ttg itu. Jadi hal ini sangat menarik untuk diteliti selain untuk menjawab permasalahan ilmiah maupun mitos.</p>
<p>Namun logika saya sederhana saja, ikan di sekitar gua ngerong bahkan yang di dalam tiap hari mengkonsumsi kotoran kelelawar yang banyak hidup di dalam gua. Nah.. kalau yang dikonsumsi hampir 90% adalah kotoran kelelawar bisa jadi itu yang menyebabkan menjadi racun (: namun entahlah). Bisa jadi karena ada zat atau bakteri atau virus yang ada di dalam kotoran kelelawar yang bisa bersifat racun bagi tubuh manusia.</p>
<p>mungkin itu saja tanggapan saya.. mungkin kurang memuaskan &#8230; mohon maaf..</p>
<p>salam<br />
cahyo</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Comment on ADAPTASI FAUNA GUA by Kandungan darah pd ikan gua ngerong rengel-tuban-jawa timur</title>
		<link>http://cavefauna.wordpress.com/biospeleology/adaptasi-fauna-gua/#comment-113</link>
		<dc:creator>Kandungan darah pd ikan gua ngerong rengel-tuban-jawa timur</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 17 Nov 2009 01:35:50 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://cavefauna.wordpress.com/?page_id=52#comment-113</guid>
		<description>Apkah yg terkandung dalam darah ikan, yg trdapat di gua ngerong rengel Tuban Jawa Timur.Sehingga ikan tersebut bracun</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Apkah yg terkandung dalam darah ikan, yg trdapat di gua ngerong rengel Tuban Jawa Timur.Sehingga ikan tersebut bracun</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Comment on Thelyphonus caudatus by cavernicoles</title>
		<link>http://cavefauna.wordpress.com/2008/06/07/thelyphonus-caudatus/#comment-108</link>
		<dc:creator>cavernicoles</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 02 Nov 2009 03:40:14 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://cavefauna.wordpress.com/?p=48#comment-108</guid>
		<description>Dear Barvid,

Thank you for visiting my blog,
Thelyphonus caudatus first time described by Linnaeus in 1758 under the name Phalangium caudatum.

Based on the catalague of smaller arachnids by Harvey (2003), the distribution of the species is in Indonesia (Java, Krakatau and Sumatra) and also reported from Vietnam.

For the species recorded in SIngapore there are 2 species namely Thelyphonus doriae Thorell, 1888 and Thelyphonus linganus C.L. Koch, 1843.

for your specimens, I have no idea which species is.

I am sorry I can not help you much..

Best,
Cahyo Rahmadi</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Dear Barvid,</p>
<p>Thank you for visiting my blog,<br />
Thelyphonus caudatus first time described by Linnaeus in 1758 under the name Phalangium caudatum.</p>
<p>Based on the catalague of smaller arachnids by Harvey (2003), the distribution of the species is in Indonesia (Java, Krakatau and Sumatra) and also reported from Vietnam.</p>
<p>For the species recorded in SIngapore there are 2 species namely Thelyphonus doriae Thorell, 1888 and Thelyphonus linganus C.L. Koch, 1843.</p>
<p>for your specimens, I have no idea which species is.</p>
<p>I am sorry I can not help you much..</p>
<p>Best,<br />
Cahyo Rahmadi</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Comment on Thelyphonus caudatus by Barvid Jørgensen</title>
		<link>http://cavefauna.wordpress.com/2008/06/07/thelyphonus-caudatus/#comment-106</link>
		<dc:creator>Barvid Jørgensen</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 22 Oct 2009 14:26:05 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://cavefauna.wordpress.com/?p=48#comment-106</guid>
		<description>Hi There.

I have recieved a few Winegaroons from Singapore. Do you know if they could be the same specie as the one pictured above. Where does T caudatus live in the wild? Mine have the same thorax shape and the red marks on each segment also. 

Best regards,

Barvid</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Hi There.</p>
<p>I have recieved a few Winegaroons from Singapore. Do you know if they could be the same specie as the one pictured above. Where does T caudatus live in the wild? Mine have the same thorax shape and the red marks on each segment also. </p>
<p>Best regards,</p>
<p>Barvid</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Comment on Krisis taksonomi di Biologi Gua by Jalaluddin RUmi Prasad</title>
		<link>http://cavefauna.wordpress.com/2008/07/02/krisis-taksonomi-di-biologi-gua/#comment-105</link>
		<dc:creator>Jalaluddin RUmi Prasad</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 22 Oct 2009 02:10:53 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://cavefauna.wordpress.com/?p=188#comment-105</guid>
		<description>saya sepakat... maaf kalau saya dan teman2x terlambat menyadarinya.
saat ini kami membentuk &#039;Karst n Spelology Study Center&#039; untuk kawasan Karst Maros Pangkep dari Jurusan Geografi Universitas Negeri Makassar.

Teruslah menulis untuk menyadarkan lebih banyak orang lagi...
trims sobat...</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>saya sepakat&#8230; maaf kalau saya dan teman2x terlambat menyadarinya.<br />
saat ini kami membentuk &#8216;Karst n Spelology Study Center&#8217; untuk kawasan Karst Maros Pangkep dari Jurusan Geografi Universitas Negeri Makassar.</p>
<p>Teruslah menulis untuk menyadarkan lebih banyak orang lagi&#8230;<br />
trims sobat&#8230;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Comment on Diplopoda by cavernicoles</title>
		<link>http://cavefauna.wordpress.com/taxonomy/diplopoda/#comment-96</link>
		<dc:creator>cavernicoles</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 24 Aug 2009 00:22:25 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://cavefauna.wordpress.com/?page_id=111#comment-96</guid>
		<description>Terima kasih atas kunjungannya,
Kalau masih kurang lengkap, silakan ke perpustakaan terdekat mungkin lebih lengkap dari blog ini

salam</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Terima kasih atas kunjungannya,<br />
Kalau masih kurang lengkap, silakan ke perpustakaan terdekat mungkin lebih lengkap dari blog ini</p>
<p>salam</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Comment on Nycteris javanica (E. Geoffroy, 1813) by Tri cahyono</title>
		<link>http://cavefauna.wordpress.com/2008/06/05/nycteris-javanica/#comment-95</link>
		<dc:creator>Tri cahyono</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 22 Aug 2009 06:29:17 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://cavefauna.wordpress.com/?p=9#comment-95</guid>
		<description>Foto di atas mmg mirip dgn Megaderma spasma, tp  Megaderma spasma tidak mpy ekor..</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Foto di atas mmg mirip dgn Megaderma spasma, tp  Megaderma spasma tidak mpy ekor..</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Comment on CIRI-CIRI PENTING KELELAWAR by abi</title>
		<link>http://cavefauna.wordpress.com/ciri-ciri-kelelawar/#comment-85</link>
		<dc:creator>abi</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 23 Jul 2009 10:55:14 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://cavefauna.wordpress.com/?page_id=150#comment-85</guid>
		<description>makasihhhh yaaaaaaa B)</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>makasihhhh yaaaaaaa B)</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Comment on Nycteris javanica (E. Geoffroy, 1813) by azema</title>
		<link>http://cavefauna.wordpress.com/2008/06/05/nycteris-javanica/#comment-81</link>
		<dc:creator>azema</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 17 Jul 2009 10:00:20 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://cavefauna.wordpress.com/?p=9#comment-81</guid>
		<description>itu memang nycteris javanica la...megaderma spasma telinga dan noseleaf dia lain...cuba cek buku rujukan... payne et al</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>itu memang nycteris javanica la&#8230;megaderma spasma telinga dan noseleaf dia lain&#8230;cuba cek buku rujukan&#8230; payne et al</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Comment on Diplopoda by mee</title>
		<link>http://cavefauna.wordpress.com/taxonomy/diplopoda/#comment-68</link>
		<dc:creator>mee</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 13 Jun 2009 04:36:31 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://cavefauna.wordpress.com/?page_id=111#comment-68</guid>
		<description>kurang lengkap nich, padahal aku butuh banget informasi tentang diplopoda</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>kurang lengkap nich, padahal aku butuh banget informasi tentang diplopoda</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
