Perangkap sumuran merupakan metode yang efektif untuk penelitian taksonomi maupun ekologi. Metode ini banyak digunakan untuk penelitian arthropoda gua karena faktor manusia sangat kecil pengaruhnya terutama untuk data ekologi.
Meskipun kadang metode ini kurang efektif untuk arthropoda yang jumalhnya sedikit, rendah mobilitas dan tinggal di dinding gua seperti laba-laba. Perangkap sumuran efektif untuk arthropoda yang aktif di permukaan lantai gua.
” Peletakan perangkap sumuran di dalam gua memerlukan kecermatan agar kita mendapatkan hasil yang kita inginkan. Optimalnya perangkap sumuran ditanam di dekat dinding gua disamping aman dari resiko terinjak tapi juga akan berpeluang mendapatkan data arthropoda yang aktif di dinding gua.” demikian ungkap Louis Deharveng pakarnya Arthropoda gua dunia
Perangkap yang diganakan bermacam-macam dari botol yang berdiameter kecil sampai gelas palstik dengan diameter 7 cm. Gelas plastik ditanam dal tanah sampai permukaan gelas atau botol sejajar dengan permukaan lantai gua. Gelas palastik diisi dengan campuran Alkohol 96% dan Gliserin. Alkohol berfungsi sebagai pengawet sedangkan gliserin berfungsi sebagai atractant sekaligus menurunkan tegangan permukaan. Banyak media yang digunakan dari detergen sampai campuran sirup. Namun yang paling efektif, praktis dan murah adalah menggunakan alkohol dan gliserin.


