Pengambilan contoh tanah/guano dapat dilakukan dengan menggunakan volume tertentu. Contoh tanah/guano diambil dengan serok kecil yang kemudian tanah dimasukkan ke dalam kantong kain atau kantong plastik.
Disarankan menggunakan kantong kain (blacu) karena lebih aman untuk spesimen terutama untuk jangka waktu yang lama. Pemakaian plastik dapat digunakan untuk lokasi yang dekat dengan proses pemisahan dengan corong Berlese dan plastik tidak ditutup dengan rapat.
Hal yang paling perlu diperhatikan adalah proses penyimpanan selama perjalan dari lapangan sampai ke laboratorium. Penyimpanan selama perjalanan dapat menggunakan kardus yang diberi penyekat kertas Koran dan diusahkan tidak saling menindih satau sama lain.
” Selama pernyimpanan dalam perjalanan diharapkan tidak diletakkan langsung di atas sumber panas seperti mesin mobil. Contoh tanah/guano tidak diletakkan langsung di bawah sinar matahari atau terkena basah karena air atau kehujanan. “
Pemrosesan selanjutnya yaitu menggunakan corong Berlese atau Tulgreen untuk memisahkan arthropoda dengan tanah atau guano. Pemisahan ini memerlukan waktu yang bervariasi tergantung kandungan air pada tanah dan guano.
Arthropoda ditampung di dalam alkohol dengan botol yang diletakkan pada dasar corong berlese. Di atas corong berlese dapat diletakkan lampu dengan watt yang kecil agar spesimen tidak mati karena kepanasan atau cukup menggunakan temperatur kamar.


