Lingkungan gua yang unik menyebabkan beberapa kelompok arthropoda mempunyai jumlah yang sangat terbatas dan populasinya pun sangat kecil sehingga memerlukan kehati-hatian untuk melakukan penelitian terutama metode koleksi. Beberapa metode koleksi yang sudah lazim dikenal dalam bidang arthropoda tanah dapat diaplikasikan untuk koleksi arthropoda gua. Namun penentuan metode mana yang sesuai harus disesuaikan dengan kelompok mana yang akan dikoleksi serta memperhitungkan besarnya populasi masing-masing kelompok. Hal ini diperlukan untuk menjaga kelangsungan populasi arthropoda tersebut agar tidak punah hanya karena koleksi yang berlebiha (over collecting)
Untuk menentukan metode mana yang tepat harus ditentukan dulu target kelompok arthropoda yang diteliti dan tujuan penelitian tersebut. Setelah tahu kelompok yang akan diteliti dan tujuan penelitian, baru dapat ditentukan metode yang dapat menjawab pertanyaan yang menjadi dasar penelitian sehingga tujuan penelitian tercapai. Penelitian untuk tujuan taksonomi dan ekologi tidak jauh beda. Penelitian taksonomipun selayaknnya menggunakan metode yang dapat mengetahui informasi ekologi arthropoda tersebut. Penelitian taksonomi yang menjadi perhatian adalah mendapatkan contoh arthropoda sebanyak mungkin dalam jumlah perkiraan jenis. Sedangkan penelitian ekologi lebih ditekankan untuk mengetahui besarnya populasi arthropoda baik secara spasial maupun temporal. Penelitian ekologi hendaknya menggunakan metode yang sama terutama untuk mempelajari komunitas arthropoda. Karena perbedaan metode menyebabkan data tidak layak untuk perbandingan komunitas secara spasial dan temporal.
This page has the following sub pages.


